Sabtu, Mei 18, 2013

Aku, Duri

「Karena duri tidak akan pernah tahu sakitnya tertusuk」-a friend-

Tak sedetikpun terpikir,
aku, duri,
mencoba menyakiti.

Aku, duri,
hanya lindungi diri,
lindungi hati.

Karena kami lelah tersakiti.
Kami muak terlukai.

Aku, duri,
aku tak ingin menyakiti,
tak berniat melukai.

Kamis, Mei 16, 2013

Keping Memori

Mata ini tak henti
menatap kenang yang perlahan terkikis
remang cahaya pagi hari.
Sepi.
Dan debu memori terhembus angin.

Aroma gerimis
saat air mata ini menitik
masih terekam rapi.
Hening.
Tak satupun terselip
keluar dari genggam jemari.
Ironi.

Minggu, Mei 12, 2013

Munafik, aku, kamu, kalian!!!

Kata tercerai berai menjadi pedih.
Tertelan tenggorok berjejal perih.

Bibir tak pula diam terkunci.
Terselip caci,
berteman iri,
dihias dengki,
yang berlari dari nyata yang rusak terusik,
dari fitnah yang telah terbisik,
dari bual yang menggelitik.

Lidah teriris tersayat keji.
Tanpa sadar telinga terbalut tak mendengar lagi.
Mata dibutakan emosi,
terbasuh kalimat dangkal berpeluk belati.

Tertatih,
terkikis,
mati.